3
Close Klik 2x

Tips Mengurangi Bahaya Makan Mie Instan

 Saat ini, mie instan menjadi makanan yang paling digandrungi semua orang termasuk anak-anak kos. Harganya yang murah, rasanya yang lezat dan porsinya yang dapat mengenyangkan perut menjadi keistimewaan tersendiri mengapa mie instan sangat digemari semua kalangan. Apalagi memasaknya tidak butuh waktu lama, cukup 5 menit anda dapat menikmati mie instan yang lezat dan aromanya menggoda selera. Hal itulah yang membuat mie instan menjadi makanan cepat saji yang paling laris di Indonesia. Tetapi, tahukah anda bahaya dari mie instan? Produk pangan cepat saji ini banyak mengandung bahan yang tidak sehat.

 Bumbu yang terdapat dalam mie instan mengandung kadar garam dan pengawet seperti monosodium glutamat (MSG) yang cukup tinggi. Kandungan ini dapat beresiko bagi penderita hipertensi, obesitas dan diabetes sehingga tidak dianjurkan untuk mengonsumsinya. Mengkonsumsi mie instan terus-menerus sama dengan menumpuk zat-zat kimia berbahaya dalam tubuh. Berikut tips singkat, aman mengkonsumsi mie instan. Cara ini akan membantu mengurangi kadar pengawet serta lapisan lilin yang terkandung pada mie instan.

Tips Mengurangi Bahaya Makan Mie Instan

Tips Mengurangi Bahaya Makan Mie Instan

1. Kasih Jeda Waktu
Jika anda gemar sekali makan mie instan sebaiknya hindari mengonsumsinya setiap hari. Batasi konsumsi mie instan minimal 3 hari sekali atau satu minggu sekali saja untuk menghilangkan penumpukan zat lilin (pelapis mie) dalam tubuh. Zat lilin memiliki kandungan rendah serat yang dapat menimbulkan susah buang air besar. Penumpukan zat lilin dalam tubuh sangat berbahaya karena sangat berpotensi memicu penyakit kanker. Oleh karena itu, bijak dalam mengonsumsi mie instan dengan tidak makan secara berlebihan untuk mencegah timbulnya resiko kanker.

2. Proses Masak Yang Benar
Saat memasak mie instan, setelah anda merebus mie instan hingga mie matang, sebaiknya jangan langsung mengonsumsinya. Saat mie direbus, lilin dapat lepas dari mie dan bercampur dengan air rebusan. Itulah sebabnya, jangan mengkonsumsi air rebusan mie. Untuk mie instan goreng, setelah mie matang, tiriskan lalu bilas lagi dengan air bersih yang sudah matang. Untuk mie instan kuah, setelah mie matang, jangan langsung ditaburi bumbu mie instan. Tiriskan mie terlebih dahulu, kemudian buang air sisa perebusan mie. Untuk mie kuah, anda bisa menggunakan air panas yang baru. Cara ini dapat mengurangi masuknya zat lilin ke tubuh.

3. Tambahkan Sayuran
Tambahkan beberapa jenis sayur agar tetap sehat dalam mengonsumsi mie instan. Anda bisa menambahkan sayuran seperti sawi hijau, kol, tomat, mentimun, toge atau sayuran kesukaan anda lainnya.

4. Hindari Konsumsi Mie Instant dengan Nasi
Dalam sebungkus mie instant terdapat kurang lebih 300-400 kalori di dalamnya atau setara dengan makan satu porsi nasi ukuran sedang dengan pelengkap lauk pauk. Jika anda makan satu porsi mie instan dengan satu porsi nasi maka asupan kalori yang masuk ke dalam tubuh kurang lebih 600-700 kalori sehingga tidak hanya dapat menimbulkan obesitas tetapi juga dapat meningkatkan kadar gula dalam tubuh yang berpotensi memicu penyakit diabetes.

 Luangkan waktu untuk melakukan tips-tips diatas bagi anda yang suka makan mie instan agar anda terhindar dari zat-zat berbahaya. Cara ini memang tidak menjamin bahwa mie instant yang anda konsumsi 100% aman. Tetapi setidaknya meminimalisir lapisan lilin dan kandungan zat pengawet yang berbahaya bagi kesehatan. Apapun yang anda konsumsi jika berlebihan dapat menimbulkan efek yang tidak baik. Sebaiknya kurangi konsumsi mie instan dan menggantinya dengan sumber protein, serat dan vitamin lain seperti sayuran, buah, telur hingga daging. Lengkapi konsumsi karbohidrat anda dengan protein, lemak tak jenuh, vitamin dan mineral yang cukup untuk mendapatkan pola makan yang seimbang. Tetaplah mengonsumsi makanan dengan gizi seimbang untuk sarapan, makan siang dan makan malam.

Share on Facebook
Share on Twitter
Share on Google+
Tags :

Related : Tips Mengurangi Bahaya Makan Mie Instan